Tanah kavling di Jembrana diminati sebagai tempat membangun rumah maupun investasi. Karena nilainya besar, pastikan Anda memeriksa beberapa hal berikut sebelum membayar.
1. Cek jenis dan status sertifikat
Pastikan tanah berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) atau sertifikat lain yang jelas, atas nama penjual atau pengembang. Tanyakan apakah sertifikat sudah dipecah per kavling atau masih induk. Pengecekan sertifikat dapat dilakukan lewat notaris atau PPAT.
2. Pastikan batas dan luas tanah
Lihat langsung batas kavling di lapangan dan cocokkan dengan denah serta ukuran di dokumen. Satuan yang lazim di Bali adalah are (1 are = 100 meter persegi).
3. Periksa akses jalan dan lingkungan
- Lebar jalan menuju kavling dan apakah bisa dilewati mobil.
- Ketersediaan listrik dan air di sekitar lokasi.
- Kondisi kontur tanah: rata atau perlu pengurukan.
- Peruntukan lahan sesuai rencana tata ruang wilayah.
4. Cek pajak dan biaya pendukung
Tanyakan status PBB, serta biaya notaris dan BPHTB, apakah sudah ditanggung penjual atau menjadi tanggungan pembeli. Dapatkan rinciannya secara tertulis.
5. Pahami skema pembayaran
Skema bisa berupa tanda jadi, uang muka, lalu pelunasan bertahap. Pastikan setiap pembayaran memiliki bukti dan tercantum dalam perjanjian.
Pilihan tanah kavling di Jembrana
Butuh pendampingan mengecek kavling? Tim Paduka Property membantu sampai proses notaris selesai. Tanyakan lewat WhatsApp.
